Monday, 10 December 2012

Nasyid... Nasibmu Kini...


Mengapungkan tema obrolan tentang nasyid, mungkin bisa habiskan 1 SKS, terlebih ngobrol dengan saya. Bagaimana saya sudah mendengar lantunan musik religi semenjak SD. Dimana saat itu sedang booming nasyid di Indonesia. Raihan yang paling pertama pernah saya dengar lantunan musiknya, dari lagu "Bismillah", "Senyum", dsb. Sampai saya hafal liriknya ketika itu. Lalu semakin penasaran saya dengan yang namanya nasyid ini. Mulai terdengar di telinga saya grup-grup nasyid saat itu, Brothers, Snada, Izzatul Islam, Rabbani, dll.


Kenalnya saya dengan nasyid sendiri juga dibantu kakak saya yang saat itu menginjak usia SMA, beliau berkecimpung dalam nasyid di rohis sekolahnya. Beliau tak jarang nyetel lagu-lagu nasyid lewat radio. Mulailah telinga saya terbiasa dengan kata-kata "Allah", "Muhammad", "Jihad", "Intifadha", "Palestina" di tengah teman-teman sepantaran saya (masih SD) yang mulai nyanyi "cinta-cintaan", "rindu padamu", dan segala tetek bengek lain yang sangat tidak pantas terucap dari bibir seorang anak ingusan yang sejatinya belum mengerti apa yang dinyanyikan.

Mulai tumbuh kecintaan pada Islam dalam jiwa saya. Ditambah saya memang bersekolah di SD Islam. Apalagi dengan berdatangan grup-grup acapella. Setelah apresiasi amazement saya kepada Snada yang mampu membawakan Neo Shalawat dan Kasih Putih dengan acapella yang bersahaja, mulailah disusul dengan para pemuda dari Gradasi dan Justice Voice (yang saya tahu dahulu cuma itu) dengan musik yang easy listening dan asik berdendang di telinga.

Pandangan saya akan nasyid, yang notabene musik inspiratif nan Islami, yang mengajak berjuang, berdakwah dan beramal sholeh, berangsur berubah seiring perkembangan zaman. Perlahan nasyid mulai kalah pamor dengan band-band papan atas yang "tiba-tiba" Islam. Islamnya karbitan. Tetiba mereka ciptakan musik religi di bulan Ramadhan. Berbusana Muslim, berlagak ustadz, namun kesan itu tetap saja tidak islami di mata saya.

Saat itu pula nasyid mulai redup, mulai galau ingin kemana. Terus manggung tapi tanggung. Dari televisi, kembali lagi ke pinggir jalan. Terhitung hanya Snada yang tetap eksis, selainnya bak hilang ditelan bumi.

Dewasa ini mulai bermunculan grup-grup nasyid yang diusung para remaja dan anak muda. Mengangkat tema zaman sekarang, gayanya pun mirip boyband korea. Mulai jatuh perhatian saya akan nasyid. Saya yang juga munsyid, merasa risih dengan prilaku teman-teman yang bergaya kebarat-baratan, atau bahasa kasarnya gak Islam banget deh. Tambah mendidih darah saya saat mengajak teman-teman dari grup lain untuk berdiskusi agama. Tidak tampak kelihaian mereka berdiskusi masalah agama. Quran pun seperti bacaan asing bagi mereka. Bacaan quran yang menurut saya dalam kategori BURUK, karena mereka munsyid, pengemban dakwah, dan wajib jadi trendsetter anak muda sekarang. Saya teringat izzis waktu perekrutan personel baru, syarat utamanya adalah "tarbiyah". Memang dalam bernasyid, tidaklah sembarang cuap-cuap saja, tapi bagaimana sikap, prilaku, dan ilmunya sesuai dengan apa yang dicuap-cuapkan. Bagaimana munsyid sekarang? sadarkah akan hal itu? lebih hafal mana lirik nasyid, atau Al-Quran? berapa juz hafalanmu? berapa nasyid yang kau hafal? lebih banyak quran atau nasyid?

Wahai para munsyid, bagaimana kalian perkenalkan quran pada khalayak muda, kalau quran pun asing di lidah kalian? bagaimana kalian mensyiarkan agama Allah, jika hal-hal remeh saja kalian awam? apa yang kalian bawa dalam bernasyid? apa tujuan kalian bernasyid? biar dibilang alim? biar dibilang keren?
Pesanku pada kalian, bangunlah diri kalian dengan manhaj Quran dan sunnah. Tarbiyah madalhayah. Perbaiki diri kalian sebelum menyiarkan dakwah. Jadilah kalian murabbi di panggung dan di bawah panggung. Jadikan nasyid sebagai sarana jihad.

'Isy kariman au mut syahidan! Allahu Akbar!

4 comments:

  1. Assalamualaikum.. kalo boleh tau, kak zaky munsyid dari tim nasyid apa? Saya adalah pecinta nasyid

    ReplyDelete
  2. Assalamualaikum.. kalo boleh tau, kak zaky munsyid dari tim nasyid apa? Saya adalah pecinta nasyid

    ReplyDelete

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com